Translate

Selasa, 08 Oktober 2013

SIAPKAN MENTAL UNTUK MENJADI WIRAUSAHA

Menjadi wirausaha adalah sebuah pilihan bagi individu masing-masing. Ada beberapa alasan orang menjadi wirausaha karena  beberapa factor :
 
  •   Factor keturunan

Ini terjadi karena turun temurun yang dilakukan oleh sebuah keluarga tertentu, seorang ayah yang menjadi pengusaha akan menjadikan anak pengusaha. Memang benar kata pepatah “buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya”. Ini terjadi adanya doktrinisasi seorang ayah kepada anaknya yang ingin jadi seorang pengusaha, di tambah lagi adanya bimbingan yang dilakukan seorang ayah karena telah berpengalaman di bidang wirausaha.

  •   Factor keinginan dan cita-cita

Ketika anda telah lihat, bagaimana enaknya menjadi seorang pengusaha, anda tentu akan tertarik di bidang wirausaha. Dengan ketertarikan tersebut mungkin anda akan menghabiskan waktu anda untuk belajar bagaimana menjadi seorang enterprenuer sejati, yang berani mengambil resiko di dalam berbisnis. Mungkin juga anda akan ikut dalam pelatihan atau tranning bagaiman cara memutarkan uang dengan profit yang banyak diikuti dengan resiko minimum.

  •   Factor keterdesakan ekonomi

Ini juga merupakan salah satu factor yang menjadikan seseorang jadi seorang pengusaha. Dengan keterdesakan ekonomi yang ia lalui, mungkin ia berpikir bagaimana cara mengahasilkan uang. Dengan begitu, cara yang sederhana untuk mendapat duit adalah membeli produk orang lain kemudian menjualnya lagi.
Dengan statemen-statemen yang telah diungkapkan diatas, menjadi seorang pengusaha adalah pilihan kita. Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana menjadi seorang pengusaha sedangkan kita gak punya modal yang cukup, atau mungkin gak punya sama sekali, buat memenuhi kebutuhan aja susah, apalagi buat modal buka usaha, bisa-bisa gak makan seminggu gara-gara buka usaha yang belum tentu berhasil.
Di bawah ini saya akan mengungkapkan bahwa yang terutama yang harus dimiliki seorang pengusaha bukanlah modal yang, tetapi mental yang menjadi prioritas utama. Banyak orang yang punya modal tetapi takut untuk mengambil resiko di dalam berbisnis, akhirnya gak jadi. Dan sebaliknya ada orang yang punya mental kuat namun gak punya modal untuk memulai bisnis. Coba anda pilih mana yang anda inginkan ketika dihadapi oleh dua situasi tersebut, dengan tegas saya akan memilih mental yang kuat daripada modal yang banyak, karena saya berpikir dengan mental yang kuat saya akan bisa mencari modal dan mencari relasi dengan orang banyak. Dengan mental yang kuat saya akan mengajak teman-teman saya untuk bekerja sama dengan saya, dengan bermodalkan mental yang kuat ini, mereka akan percaya dengan bisnis yang akan saya rintis ini. Dan sebaliknya ketika mental tidak anda miliki, anda akan kewalahan didalam memualai, bagaimana tidak, usaha yang anda mau rintis takut rugi, dan tidak ada investor yang mau bergabung. Anda aja gak yakin sama diri sendiri.. gimana dengan orang lain, gimana orang mau yakin modal yang ia tanamkan akan berhasil di tangan anda, sedangkan anda sendiri aja gak yakin.
Hal ini menunjukkan bahwa modal bukanlah masalah kawan.. yang menjadi masalah adalah mentalmu bro…. siap nggak mengambil resiko didalam berbisnis...? Setelah anda siap yakinlah..yaikinlah …. dan yakinlah….!! untuk mendapatkan modal itu akan gampang, dan mungkin bisa saja teman anda akan mau kerjasama dengan anda. jadi sekali lagi saya katakan stop untuk menyalahkan tidak ada modal. Karena itu bukan jadi alasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar